Siapa yang ga sedih, ketika ia di putusin oleh kekasih atau pacarnya?
Biasanya kita berdua, biasanya kita bersama dan biasanya kita saling
bercerita dan sekarang kita di hadapi kenyataan bahwa kita sudah tidak
bersamanya lagi..
Sebenarnya yang membuat sedih adalah keputusannya !
LOH, MAKSUDNYA ??
Ketika kita berpacaran, awalnya memang enak karena kita selalu berdua
dengan si dia, tapi di tengah jalan entah mengapa kita harus putus, itu
lah yang membuat sedih. Moment moment setelah kata putus di ambil itulah
yang membuat kita sedih, padahal sebenarnya kita pun belum berusaha
menjalankannya. Dan bukan tidak mustahil kita bisa jalan sendiri tanpa
si dia, soalnya sebelum kita bersamanya, kita pun memang pada dasarnya
sendiri.
Moment ketika putus adalah moment yang paling tidak menyenangkan, dan akan selalu memiliki kesedihan. Kesedihan yang berlarut-larut..
Gw juga pernah mengalami fase-fase jatuh cinta dan patah hati. Dan malahan hampir kesulitan untuk bangkit karena satu cowo. Tapi, gw gamau gitu aja dongggg .. Gw berusaha bangkit dan di support sama teman-teman gw :D
Jangan sampai perpisahan dengan mantan kekasih mengakibatkan
kesedihan yang berlarut-larut juga stres yang berkepanjangan. HARUS
bangkit dan kembali menjalani hidup ~ !!!
Nih trik-triknyaaaa :D
• MENERIMA
Yang pertama kali yang harus dilakukan adalah menerima keputusan yang
sudah dibuat. Saat memutuskan berpisah, kamu dan mantan kekasih pasti
sudah melewati banyak fase dan memiliki beragam pertimbangan. Untuk itu
terimalah keadaan ini :)
• Kesedihan yang kita alami hanya sementara
Kesediahn yang kalian alami saat putus cinta pada dasarnya adalah cuma
sementara, hanya beberapa saat dari hidup kalian. Berapa paling lama
kamu bersedih, sehari dua hari, atau sebulan dua bulan, coba bayangkan
dengan berapa umur mu sekarang ini? masih berpengaruh kah? Gabisa tidur? Iyaa begitulahh.. mengalami kesedihan saat putus, bisa sehari dua hari tidak bisa tidur.
Hawanya ingin saja kembali bertemu dengannya dan menjelaskan kembali
duduk persoalannya. Namun, seberapa pun kamu mencoba, itu tidak akan
mempan karena kalian berdua kondisinya sama sama panas (dan mungkin sama
sama marah). Cobalah untuk meredam satu dua hari, kalau sudah bisa
berpikir tenang cobalah bicara baik baik dengannya atau kalau dirasa itu
keputusan yang tepat, janganlah kembali di pikirkan.
• Jaga Jarak
Hal ini bukan bertujuan untuk memutuskan tali silaturahmi. Namun setelah
putus, sebaiknya kamu dan kekasih menjaga jarak terlebih dahulu.
Kondisi emosional kamu dan dia belum stabil. Jangan sampai
pertemuan-pertemuan yang tidak perlu justru membuat kamu dan mantan
membuat keputusan yang akan disesali nantinya.
• Berhenti Menyalahkan
Kondisi emosional akan terus terganggu jika kamu terus-menerus membahas
kesalahan mantan ataupun kesalahan kamu sendiri. Jangan lagi terpaku
pada masa lalu. Jika memang ada kesalahan yang Anda perbuat di hubungan
yang lalu, jangan lagi menyalahkan diri sendiri. Perbaikilah diri kamu
agar sukses menjalankan hubungan di masa mendatang.
• Nikmati kesendirian
Jangan terburu-buru memulai hubungan yang baru. Jangan pernah memulai
hubungan karena alasan kesepian. Cobalah nikmati kesendirian kamu
terlebih dahulu. Inilah saatnya kamu menikmati waktu dengan para sahabat
juga keluarga. Terburu-buru memiliki hubungan baru justru memperbesar
risiko kamu mengulangi kesalahan yang sama.
• Jangan balas dendam
Balas dendam adalah salah satu tanda bahwa kamu belum rela melepaskan
mantan. Lagi pula, tujuan balas dendam hanya akan menyakiti diri kamu
sendiri. Berusaha membuat mantan cemburu dan sebagainya hanya akan
membuat kesedihan kamu makin berlarut-larut.
• Menjalankan hobby
Jika sebelumnya waktu kamu habis untuk berduaan dengan pasangan saja,
inilah waktunya melakukan hal-hal yang kamu sukai tanpa memikirkan
perasaannya. kamu bisa bersepeda, menyelam, atau sekedar menghabiskan
waktu di pusat perbelanjaan untuk melepas stres.
• Bersyukur
Ini mungkin terdengar aneh, tapi
yakinlah bahwa perpisahan mungkin jalan terbaik bagi kamu dan mantan
untuk saat ini. Seperti yang telah ditulis pada poin pertama, keputusan
berpisah bukanlah keputusan terburu-buru, melainkan sudah dipikirkan
baik-baik. Mungkin saja perpisahan ini adalah jalan untuk mendapatkan
seseorang yang lebih baik.
Bagaimanapun, perpisahan jangan
dijadikan alasan untuk menarik diri dari kehidupan sosial. Perpisahan
juga bukan alasan untuk “mengobral” diri kepada siapa pun yang kamu
anggap menarik. Percayalah, segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan.
Jika kamu merasa perpisahan kali ini sangat menyakitkan, yakinlah, waktu yang akan menyembuhkan perasaan kamu..
Patah hati? BE ENJOY GUYS :)
0 komentar:
Posting Komentar